saya cicak, berani lawan buaya.

1saya-cicak-berani-lawan-buaya

KIAMAT ALAM SEMESTA DARI SUDUT PANDANG FISIKA

Salah satu teori terjadinya alam semesta yang banyak disepakati kebenarannya oleh para Ilmuwan adalah teori Dentuman Besar (The Big Bang). Dasar dari teori ini adalah alam semesta terbentuk dari titik yang mengembang lewat sebuah ledakan.

lalu, bagaimana kiamat bisa dimungkinkan terjadi ? Karena terus mengembang, maka dari sudut pandang sains ada 3 kemungkinan bagaimana alam semesta mengalami kiamat, yaitu “Big Crunch”, “Big Chill” dan “Big Rip”.

Big Crunch menyatakan alam semesta akan terus berkembang hingga titik maksimal, kemudian setelah mencapai titik maksimal maka alam semesta akan mengalami kompresi atau mengecil dan akhirnya kembali menjadi titik.

Big Chill menyatakan alam semesta akan terus berkembang sampai akhirnya kehabisan bintang – bintang bahan bakar. Sehingga berakibat, tanpa bintang, planet – planet akan beku dan mati. Teori ini masih cukup diragukan.

Sementara menurut teori Big Rip mengatakan ekspansi alam semesta akan terus bertambah, galaksi mengembang, gravitasi melemah dan isinya akan tercerai berai. Bintang, planet dan akhirnya seluruh atom – atom pun akan pecah. Waktu dan dimensi akan berhenti. Teori ini yang cukup diyakini kebenaran akan terjadi, karena merujuk pada teori Dentuman Besar sebagai teori terjadinya alam semesta, alam semesta terjadi karena sebuah ledakan dan akan berakhir oleh sebuah ledakan pula.

Kiamat Terjadi Berulangkali

Salah satu teori yang menyebabkan kiamat adalah matahari yang terus membesar dan akhirnya “memakan” planet, istilahnya lebih dikenal sebagai “Red Giant”. Matahari yang tergolong sebagai salah satu bintang ini akan kehabisan bahan bakar dan terus berkembang sampai meledak (Supernova). Supernova akan menghasilkan debu kosmik yang merupakan cikal bakal bintang dan planet yang baru. Siklus ini terjadi berulang – ulang dan menjadi dasar pemikiran bahwa kiamat bisa terjadi berulang – ulang.

Beberapa waktu belakangan ini, banyak para ilmuwan di Amerika dan Eropa melakukan penelitian terhadap fenomena supernova. Termasuk melakukan penelitian terhadap sebuah White Dwarf, yakni bekas Red Giant yang tidak meledak. Benda tersebut dinamakan dan dikenal sebagai Sirius – B yang massanya 300 ribu kali massa Bumi. Perlu diketahui satu sendok White Dwarf setara dengan 5 ton.

Kiamat Pertama Terjadi Di Bumi

Hampir seluruh ajaran agama meyakini adanya kiamat. Kiamat merupakan sebuah keniscayaan bagi banyak pemeluk agama (apapun), meskipun hal itu sangat mungkin berarti ras manusia akan mengalami kepunahan.

Skenario kiamat pertama menurut sains terjadi di Bumi. Bumi terdiri dari lapisan – lapisan. Lapisan terdalam adalah inti yang bentuknya solid dan cair. Lapisan berikutnya adalah mantel yang terdiri dari silikat, campuran silikon dan air.
Mantel adalah lapisan tempat panas bumi berada. Panas ini berputar didalam mantel dan bisa menggerakkan Crust (kerak bumi) sehingga terjadilah gempa. Kiamat terjadi di Bumi ketika sistem gravitasi yang ada menjadi kacau oleh aliran panas bumi di lapisan mantel. Saat itulah muncul pergerakan lempeng bumi yang ditandai dengan terjadinya gempa. Saat terjadi gempa, orang akan sangat sulit sekali berjalan, hal ini disebabkan pada saat terjadinya gempa sebenarnya gravitasi tidak lagi seragam di daerah gempa. Sedangkan dalam kondisi normal, gravitasi dalam kondisi seragam di setiap permukaan bumi.

Pergerakan lempeng bumi ini akan terus berevolusi alias berlanjut. Fakta ilmiah menunjukkan dulu di bumi hanya ada satu kontinen besar sebelum akhirnya terpecah – pecah menjadi seperti sekarang ini. Pengaruh gaya gravitasi ini memang sangat besar, sehingga bila terjadi gempa dengan skala yang luar biasa, maka efek yang dihasilkan akan sangat besar pula. Dengan skenario kiamat bumi seperti itu bahkan gunung pun bisa tercungkil atau dengan kata lain, terangkat dan terbalik.

“Dan gunung – gunung seperti bulu yang dihambur – hamburkan.” (Q.S. Al Qariah : 5)

Mengenai waktu tepatnya kapan kiamat terjadi hanya Tuhan yang tahu. Hanya saja Tuhan juga telah memerintahkan dan membuka pintu seluas – luasnya bagi manusia untuk belajar dan mencari tahu tentang misteri alam semesta.

Kiamat Kedua Terjadi Di Tata Surya

Setelah kiamat di Bumi, skenario berikutnya yang dijelaskan secara fisika adalah kiamat tata surya. Hal ini terjadi karena ukuran Matahari yang semakin membesar “memakan” planet – planet di dekatnya seperti Merkurius, Venus dan Bumi. Fenomena ini yang disebut tadi sebagai Red Giant. Dan prosesnya tidak lama, mungkin sekitar 3 menit.

Matahari yang tergolng dalam keluarga bintang dapat membesar ketika bahan bakarnya, yaitu Hidrogen habis. Bahan bakar itu dibutuhkan untuk melakukan reaksi fusi nuklir yang menghasilkan cahaya dan atom – atom berat. Dan Hidrogen itu jumlahnya terbatas di permukaan matahari. Saat Hidrogen habis, inti matahari mengecil dan terus mengecil dan kian masif bentuknya. Sementara bagian terluar matahari yang lebih bersifat loose akan terus membesar sehingga menjadi Red Giant. Apabila perkembangannya mencapai titik maksimal, maka matahari akan meledak dan terjadilah peristiwa yang dikenal dengan sebutan Supernova. Bagian – bagian yang terbuang akan mejadi debu – debu kosmik, cikal bakal bintang dan planet yang baru.

Debu – debu kosmik tersebut akan berkumpul dan membentuk awan molekul raksasa. Awan raksasa berputar sehingga bagian pusatnya membentuk bola (Nebula). Perputaran yang semakin cepat akan mengakibatkan bagian pusat semakin solid dan bagian luar terlempar. Bagian dalam inilah yang akan membentuk bintang dan bagian terluar akan membentuk gugusan planet. (An)

Menghadapi Badai Matahari 2012

Menurut Pak Bambang S Tedjasukmana dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), bahwa fenomena yang akan muncul pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasar pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di berbagai negara maju yang sudah dilakukan sejak tahun 1960-an dan Indonesia oleh LAPAN telah dilakukan sejak tahun 1975.

Badai Matahari = Flare dan CME

Masih menurut ahli lain dari LAPAN, bahwa badai Matahari akan terjadi ketika adanya flare dan Corona Mass Ejection (CME). Apa itu Flare..? Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dahsyatnya menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Padahal bom atom yang dijatuhkan Paul Tibbets, pilot pesawat Amerika Serikat (AS), B-29 Enola Gay, Agustus 1945, telah merenggut sekitar 80.000 jiwa manusia. Berarti kalau dikalikan 66 juta lagi, wouw…! Sedang CME adalah sejenis ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel2 berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km/detik. wouw… Gangguan cuaca Matahari ini dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS), dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kesehatan atau kehidupan manusia, misal karena magnet Bumi terganggu, maka alat pacu jantung juga akan terganggu. HP akan error, dan sms bakal ‘kiamat’ betul Dengan skala sebenarnya, saya sketsakan kira2 Badai Matahari itu akan seperti apa. Besar matahari hanya diambil sepersecuilnya, sementara Bumi sangat penuh (meski masih sangat kecil) tampaknya. Bumi saja belum apa-apanya bila dibanding sunspot yang warna hitam2 itu.

Persiapan menuju Kiamat 2012 itu

Dikatakan para ahli bahwa dari Matahari, milyaran partikel alektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, Dampak dari serbuan dari partikel elektron ini di kutub berlangsung beberapa hari. Selama itu, bisa dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, LAPAN tengah membangun Pusat Sistem Pemantau Cuaca Antariksa Terpadu di pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Bandung. Objek yang dipantau antara lain lapisan Ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.

Langkah antisipasi LAPAN yang telah dilakukan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari muncul badai antariksa ini, yakni Dephankam, TNI,Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta Pemda.

Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio. PLN harus melakukan sosialisasi ke masyarakat akan adanya pemutusan berkala demi mengurangi dampak badai antariksa ini.

Penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan GPS sebagai sistem navigasihendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawatterbang.

Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa dapat mengubah kecepatan gelombangradio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delay propagasi pada sinyal GPS. Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tidak berfungsi lagi.

Saat ini LAPAN telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan badai matahari tinggi untuk komunikasi radio HF.

Kita berdo’a semoga kita selamat, dunia; dan kalau memang kiamat beneran…kita juga selamat. Amien… (sumber dari milis)

2012 Bencana Dahsyat Menimpa Bumi, Negara2 Maju akan Hancur

Dalam beberapa waktu terakhir ini orang banyak memperbincangkan tentang kemungkinan terjadinya Kiamat tahun 2012. Berbagai tinjauan dari segi ilmiah sampai supranatura dikemukakan. Dari para ilmuwan sampai paranormal ngomong soal ini. Namun ada hal yang menarik yang disampaikan baru baru ini dalam laporan “New Scientist’. Konon, kabarnya, diramalkan tahun 2012 akan terjadi badai matahari yang efeknya sangat dahsyat pada bumi.

Badai matahari atau solar storm adalah siklus kegiatan peledakan dahsyat dari masa puncak kegiatan bintik matahari (sunspot), biasanya setiap 11 tahun akan memasuki periode aktivitas badai matahari.

Ilmuwan Amerika baru-baru ini memperingatkan bahwa pada tahun 2012 bumi akan mengalami badai matahari dahsyat (Solar Blast), daya rusakanya akan jauh lebih besar dari badai angin “Katrina”, dan hampir semua manusia di bumi tidak akan dapat melepaskan diri dari dampak bencananya. Badai Matahari Kuat pada 2012 akan Menyerang

Bisa jadi hal itulah yang diintepretasikan kiamat pada bumi karena begitu dahsyatnya efek solar storm.

RAMALAN

Pada 22 September 2012 tengah malam, langit New York, Manhattan Amerika Serikat akan tertutupi oleh seberkas layar cahaya yang warna-warni.Di wilayah selatan New York ini, sangat sedikit orang yang dapat melihat fenomena aurora ini.

Namun, perasaan menikmati indahnya pemandangan alam ini tidak akan berlangsung lama. Setelah beberapa detik, semua bola lampu listrik di wilayah tersebut mulai gelap dan berkedip tak menentu, kemudian sinar cahayanya dalam seketika tiba-tiba bertambah terang, dan cahaya bola lampu menjadi luar biasa terang. Selanjutnya, semua lampu mati. 90 detik kemudian, seluruh bagian Timur Amerika Serikat akan mengalami pemadaman listrik.

Setahun kemudian, jutaan orang Amerika mulai mati, infrastruktur negara akan menjadi timbunan puing. Bank Dunia akan mengumumkan Amerika berubah menjadi negara berkembang. Pada saat yang sama, Eropa, China dan Jepang dan daerah lain atau negara juga akan sama seperti Amerika Serikat, berjuang dalam bencana sekali ini. bencana ini datang dari badai matahari atau solar storm yang dahsyat, terjadi pada permukaan matahari yang berjarak 150 juta km dari bumi.
Alat Deteksi Amerika Berhasil Mengambil Foto Badai Matahari

Mungkin cerita di atas kedengarannya mustahil, dalam keadaan normal matahari tidak akan bisa menyebabkan bencana besar seperti itu pada bumi. Namun, laporan khusus yang dikeluarkan oleh National Academy of Sciences, Amerika Serikat pada bulan Januari 2009 menyatakan bahwa bencana seperti ini sangat mungkin bisa terjadi. Studi tersebut disponsori oleh NASA. Dalam beberapa dekade, dalam perkembangan masyarakat manusia, peradaban Barat telah menanamkan bibit-bibit untuk kehancuran mereka sendiri.

Cara hidup modern secara berlebihan yang sangat tergantung pada ilmu pengetahuan dan teknologi, secara tidak sengaja membuat kita lebih banyak terperangkap dalam suatu kondisi yang super berbahaya. Plasma balls yang dipancarkan dalam letusan permukaan matahari mungkin bisa menghancurkan jaringan listrik kita, sehingga mengakibatkan bencana dahsyat.

Daniel Becker dari University of Colorado seorang ahli cuaca angkasa adalah pencetus laporan khusus dari Academy of Sciences Amerika Serikat, “Sekarang ini kita semakin dekat dengan kemungkinan bencana ini. Jika manusia tidak dapat mempersiapkan diri deng-an matang terhadap bencana badai matahari yang akan menimpa ini. Badai matahari ini mungkin akan memutuskan pasokan listrik umat manusia, sinyal ponsel, bahkan termasuk sistem pasokan air.”

KONTROVERSI

Namun tidak semua ilmuwan berpendapat senada. Ada yang mempunyai pandangan berbeda tentang hal itui. Mereka mempertimbangkan dampak badai matahari terutama terkonsentrasi di luar ruang angkasa, dan karena efek rintangan medan magnetik bumi dan atmosfir, pengaruh gangguannya tidak akan terlalu nyata terhadap kehidupan di bumi.

Para ahli mengatakan, ketika aktivitas badai matahari aktif, akan terus menerus terjadi pembakaran dan peledakan pada sunspot, pada saat sejumlah besar sinar ultraviolet dilepaskan akan menyebabkan densitas lapisan ionosfir di atas angkasa bumi meningkat mendadak, menyerap habis energi gelombang pendek, sehingga gelombang pendek sinyal radio terganggu. Tetapi ponsel yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk transmisi sinyal radio tidak melalui lapisan ionosfir, sehingga pada umumnya dampak badai matahari terhadap komunikasi di permukaan bumi tidak akan signifikan. Secara teori, pada umumnya intensitas badai matahari tidak akan bisa menerobos perlindungan atmosfer dan medan magnetik bumi, hingga secara fatal mengancam spesies yang berada di bumi. Tetapi untuk badai matahari tahun 2012 para ahli khawatir mungkin menjadi pengecualian.
Mungkin Membawa Dampak Bencana Besar pada Bumi

Ilmuwan Amerika Serikat memperingatkan bahwa, pada 2012 badai matahari yang kuat di bumi akan membawa malapetaka besar pada manusia, yang akan mempengaruhi setiap aspek pada masyarakat modern sekarang. Para ahli yang mengeluarkan peringatan meng-atakan, dampak badai matahari pada bumi kemungkinan adalah “efek domino”.

Coba pikirkan, bila jaringan listrik menjadi rapuh dan tidak stabil, hal-hal yang berhubungan dengan bisnis pasokan listrik juga akan menjadi korban: peralatan refrigeration berhenti, makanan dan obat-obatan yang tersimpan dalam ruang berpendingin dalam jumlah besar akan kehi-langan kondisi penyimpanan dan rusak; pompa tiba-tiba berhenti berfungsi, air minum pada masyarakat akan menjadi masalah.

Selain itu, karena gangguan pada sinyal satelit, sistem posisi GPS akan menjadi sampah. Sebenarnya pada awal 1859 pernah terjadi kasus serupa, peledakan badai matahari saat itu bahkan me-ngakibatkan jaringan telegram terbakar rusak. Tentu saja sekarang ini di bumi sudah dipenuhi oleh fasilitas kabel dan nirkabel, tetapi fasilitas ini sulit menahan ujian badai matahari.

Ketika badai matahari kuat menyerang, umat manusia di bumi akan menghadapi dua masalah besar. Pertama, adalah tentang masalah jaringan listrik modern sekarang. Jaringan listrik modern sekarang pada umumnya menggunakan tegangan tinggi untuk mencakup daerah lebih luas, ini akan memungkinkan operasi jaringan listrik lebih efisien, Anda bisa mengurangi kerugian selama transmisi listrik, juga kerugian listrik karena produksi yang berlebihan.

Namun, secara bersama ia juga menjadi lebih rentan terhadap serangan cuaca ruang angkasa. transmisi jaringan akan menjadi sangat rentan dan tidak stabil, atau bahkan mungkin menyebabkan terhenti secara total. dan ini hanya merupakan efek domino yang pertama, selanjutnya mungkin juga akan menyebabkan “lalu lintas lumpuh, komunikasi terputus, industri keuangan runtuh dan fasilitas umum kacau; pompa berhenti menyebabkan pasokan air minum terputus, kurangnya fasilitas pendingin, makanan dan obat-obatan sulit disimpan secara efektif.

Para ilmuwan telah memperkirakan bila ada intensitas badai matahari kuat mungkin dapat menyebabkan kerugian sosial dan ekonomi manusia, hanya pada tahun pertama saja kerugiannya mencapai 1-2 triliun dollar AS, sementara pemulihan dan rekonstruksinya diperlukan setidaknya 4-10 tahun

Isu yang kedua adalah tentang masalah sistem jaringan listrik yang saling ketergantungan yang dukungan kehidupan modern kita, seperti masalah air dan penanganan limbah, masalah infrastruktur logistik supermarket, masalah pengendalian gardu listrik, pasar keuangan dan lainnya yang tergantung pada listrik.

Jika dua masalah digabung jadi satu, kita dapat dengan jelas melihat bahwa peristiwa kemungkinan muncul kembalinya badai matahari Carrington sangat mungkin akan menyebabkan bencana besar yang langka. Adviser laporan khusus dari National Academy of Sciences Amerika Serikat dan analis daya listrik industri John Kappenman menganggap “Bencana seperti ini dibandingkan dengan bencana yang biasa kita bayangkan secara total berlawanan. biasanya wilayah kurang berkembang rawan serangan bencana, namun dalam bencana ini, wilayah yang semakin berkembang lebih rentan terhadap serangan bencana.”
Manusia Belum Mempersiapkan Diri

Menghadapi kemungkinan bencana serius yang akan me-nimpa, Amerika Serikat dan seluruh umat manusia tidak segera merespon untuk mempersiapkan pekerjaan secara baik dalam menghadapi putaran badai matahari berikutnya. Becker me-ngatakan bahwa karena kemungkinan terjadinya skala besar badai matahari sangat kecil, “Seluruh masyarakat bahkan tidak menanggapinya, namun hanya memperhatikan masalah di hadapan mata”.

Terhadap cuaca di bumi, para ahli cuaca dapat melacak badai yang akan menimpa selama beberapa hari ke depan, dan mengeluarkan peringatan yang sesuai kepada penduduk setempat, namun badai matahari atau cuaca ruang angkasa benar-benar berbeda. Backer mengatakan bahwa sekarang ini kita masih tidak dapat memprediksi secara akurat waktu dan kekuatan badai matahari, yang dapat diprediksi oleh saya dan rekan saya hanya jika sebuah badai matahari besar menyerang, kami secara mutlak tidak mampu menanganinya.”

Ini mirip dengan peringatan dini bencana angin topan dan manusia di bumi, dewasa ini umat manusia terutama tergantung pada prediksi dari siklus sunspot untuk memantau intensitas badai matahari serta dampaknya pada bumi. Yang dimaksud dengan sunspot adalah proses peningkatan dan pengurangan yang berarti dalam jumlah sunspot setiap 11 tahun.

Siklus dihitung mulai dari aktivitas terendah sunspot pada matahari. Dalam masa aktif sunspot akan meningkat, badai matahari yang terjadi akan lebih banyak. Ketika badai matahari terjadi, partikel kecepatan tinggi serta aliran ion yang terbentuk oleh partikel bermuatan listrik yang dipancarkan secara besar-besaran oleh matahari akan berpengaruh terhadap lapisan medan magnit bumi, ionosfir serta kondisi atmosfir netral. Dalam masalah dampak bahaya badai matahari, lebih dari satu abad, orang-orang terus memantau kegiatan sunspot.

Berdasarkan fenomena yang terjadi di atas permukaan matahari serta data bintik matahari siklus yang terjadi sebelumnya, para ilmuwan dari National Center for Atmospheric Research, NCAR, Amerika Serikat, berhasil mengembangkan sebuah model baru ilmu dinamika solar.

Dengan model baru, para astronom dapat memberikan peringatan secara dini dari aktivitas sunspot matahari. Mereka berharap bahwa peringatan dini dapat membantu perusahaan-perusahaan listrik, para pengendali satelit dan aspek lainnya dalam beberapa hari atau bahkan tahun-tahun sebelumnya agar bisa bersiap-siap menghadapai kegiatan sunspot matahari.

Menurut informasi, ketepatan model baru ini dapat mencapai akurasi 98%. Richard Enke dari National Science Foundation, Departemen Atmospheric Research Amerika Serikat mengatakan bahwa jika dapat secara dini memprediksi aktivitas badai matahari, orang-orang akan dapat dengan baik menanggulangi gangguan seperti komunikasi, kegagalan satelit, pemadaman listrik, serta ancaman terhadap astronot dan hal-hal lain.

Penindakan KPK Berhasil Selamatkan Uang Negara Rp 139,8 M

2001718494-penindakan-kpk-berhasil-selamatkan-uang-negara-rp-139-8-m
Penindakan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 139,838 miliar. Jumlah itu didapat selama periode Januari-Oktober 2009.

“Untuk penindakan KPK berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 139,838 miliar,” terang Plt Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean. Hal itu dia sampaikan dalam rapat kerja KPK-Komisi III di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/11/2009).

Tumpak menambahkan, semua uang hasil penindakan itu oleh KPK sudah diserahkan ke kas negara dan ke kas daerah. “Yang kerugian negara ke kas negara, yang daerah dikembalikan ke daerah,” ujar wakil ketua KPK era Taufikurahman Ruki ini.

Tumpak juga menjelaskan jumlah perkara yang sudah ditangani KPK terkait fungsi penindakan kasus korupsi. Dalam rangka penindakan, di tingkat penyelidikan, KPK telah memeriksa sebanyak 62 kasus. Kemudian di tingkat penyidikan, KPK sudah memeriksa 44 perkara.

Untuk tahapan penuntutan, kata Tumpak, KPK sudah melakukan 55 penuntutan terhadap kasus korupsi. “Dan untuk eksekusi sudah 33 perkara yang dieksekusi,” bebernya.

Dari sejumlah perkara yang ditangani KPK periode Januari-Oktober 2009 ada yang merupakan terusan penanganan perkara korupsi tahun sebelumnya.

Jika Tak Salah, Bibit & Chandra Harus Kembali Jadi Pimpinan KPK

Pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah telah ditangguhkan penahanannya. Jika tidak terbukti bersalah, maka mereka pun harus menduduki posisi pimpinan KPK lagi.

“Kalau ternyata secara hukum tidak terbukti bersalah dan tidak bisa dibuktikan karena ternyata ada rekayasa, posisi Bibit dan Chandra harus dikembalikan posisinya kembali menjadi pimpinan KPK,” kata Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo.

Hal ini disampaikan Tjahjo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2009).

“Ini konsekuensi dari kepastian hukum yang tepat. Tentu saja harus didahului dengan penyidikan terkait rekaman yang diperdengarkan,” lanjut Tjahjo.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi III Desmond Mahesa. Menurut dia, Bibit dan Chandra harus diaktifkan lagi sebagai wakil ketua KPK bidang penindakan jika dinyatakan tidak bersalah.

“Harus diaktifkan lagi jika tidak terbukti bersalah karena ada putusan sela MK,” ujar Desmond.

Menurut Desmond, putusan sela MK tidak hanya berlaku untuk Bibit dan Chandra.

“Tetapi akan kami gunakan untuk membantu Pak Antasari. Bagaimana pun juga harus dijelaskan apakah benar pimpinan KPK terlibat karena tidak ada bukti sama sekali,” kata politisi Partai Gerindra ini.
34986108-jika-tak-salah-bibit-chandra-harus-kembali-jadi-pimpinan-kpk

Chandra Juga Akan Hadiri Sidang MK

3665470441-chandra-juga-akan-hadiri-sidang-mk
Setelah dibebaskan, Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan nonaktif Chandra M Hamzah menjadi supersibuk. Selepas dari Mako Brimob, Chandra juga memastikan akan menghadiri sidang uji materil UU KPK di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ya nanti datang (ke MK),” kata Chandra M Hamzah di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/11/2009).

Chandra sebelumnya ingin mengambil barang-barangnya yang masih tertinggal di Mako Brimob.

Chandra dibebaskan pada Rabu malam setelah penangguhan penahanannya dikabulkan. Namun, Chandra tetap dikenai wajib lapor.

Sementara itu, MK akan menggelar sidang kasus KPK lagi sekitar pukul 14.00 WIB. Sidang kali ini mengagendakan meminta keterangan ahli pemohon.

Bibit Sempatkan Ngemong Cucu

4170039944-bibit-sempatkan-ngemong-cucu
Wakil Ketua nonaktif KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Rianto akhirnya bisa kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga tercinta. Bibit sempat mengemong sang cucu, sebelum memulai aktivitas pertamanya setelah keluar dari tahanan.

“Alhamdulillah senang. Bapak langsung istirahat dan pagi tadi sempat ngemong cucu sebelum berangkat,” ujar keponakan Bibit, Daru (19) di rumahnya Gang Bodong RT 1 RW 12 nomor 7, Kampung Pedurenan, Tangerang, Banten, Rabu (4/11/2009).

Sementara menantu Bibit, Dian, mengatakan keluarga merasa bersyukur atas ditangguhkannya penahanan Bibit. “Kita bersyukur pastilah terharu,” kata Dian.

Suasana di rumah Bibit tampak sepi, kunci pagar pun tertutup rapat. Keluarga yang berada di dalam tidak mau berkomentar banyak saat disapa oleh beberapa wartawan.

Sebelumnya, Bibit meninggalkan kediamannya pukul 09.00 WIB. Bibit mengenakan jas abu-abu, kemeja putih dengan menumpang mobil Kijang Innova warna hitam B 1817 AC.

Pada pukul 14.00 WIB, MK akan melanjutkan sidang uji materi UU KPK yang dimohonkan pengacara Bibit dan Chandra. Kedua dipastikan hadir dalam sidang yang beragenda mendengarkan ahli pemohon.

Hari Ini, DPR Bertemu Pimpinan KPK

hari-ini-dpr-bertemu-pimpinan-kpk
VIVAnews – Komisi III DPR yang membawahi sektor hukum Rabu, 4 November 2009, akan menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan KPK. Meskipun tidak merencanakan agenda spesifik untuk mendengarkan ulang rekaman penyadapan KPK yang telah diputar di Mahkamah Konstitusi, namun Komisi berencana membahas rekaman yang telah dibuka ke publik tersebut.

“Setelah mendengar rekaman itu, kami tentu akan membahasnya dalam rapat,” ujar anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Nasir Jamil, di Jakarta.

Komisi sejak minggu lalu memang mengagendakan raker dengan dua institusi hukum yang disebut saling berseteru, yakni KPK dan Polri. Raker dengan KPK akan digelar Rabu besok, sedangkan Raker dengan Polri direncanakan berlangsung Kamis atau minggu depan.

Ketua Komisi Benny K. Harman, bahkan menyarankan agar KPK membawa rekaman penyadapan tersebut ke pengadilan pidana apabila rekaman tersebut memang terbukti mengandung unsur pidana. Hal itu dirasa penting, karena MK adalah pengadilan konstitusi yang meladeni uji materi UU yang bertentangan dengan UUD, dan bukan pengadilan pidana.

“MK kan persidangan konstitusi dengan hakim konstitusi, bukan persidangan fakta yang memiliki hakim pidana. Jadi mereka tidak punya kompetensi untuk menindaklanjuti unsur pidana yang terkandung dalam rekaman tersebut,” jelas Benny yang juga fungsionaris Demokrat.

MK pun, jelas Benny, tidak dapat membatalkan tuduhan pidana terhadap dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah. Oleh karena itu, pengadilan pidana dirasa paling tepat untuk menuntaskan persoalan pidana yang membelit kedua pentolan KPK tersebut.

Rekaman penyadapan yang diduga berisi rencana kriminalisasi terhadap kedua pimpinan presiden tersebut kemarin diputar di MK, dan ditayangkan secara langsung oleh hampir seluruh stasiun televisi. Rekaman berdurasi empat jam lebih ini menyedot perhatian luar biasa dari publik.

MK Akan Perdengarkan Keterangan Ahli UU KPK

[MK Akan Perdengarkan Keterangan Ahli UU KPK] MK Akan Perdengarkan Keterangan Ahli UU KPK

Jakarta (ANTARA) – Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang uji materi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Rabu, dengan agenda mendengarkan keterangan dua ahli dari pihak pemohon.

Dua ahli yang akan diperdengarkan pada sidang terkait perkara UU KPK 30/2002 di Jakarta, Rabu, adalah pakar pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Dr Rudy Satrio dan mantan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Abdul Hakim Garuda Nusantara.

Sidang tersebut rencananya akan dihadiri oleh pihak pemohon yaitu pemimpin KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah yang telah ditangguhkan penahanannya oleh Polri, Selasa (3/11) malam.

Sidang yang akan dimulai pada pukul 14.00 WIB itu merupakan rangkaian dari sidang perkara nomor 133/PUU-VII/2009 yang akan menguji satu norma materiil yaitu Pasal 32 ayat (1) huruf c UU 30/2002, yang terkait dengan soal pemberhentian pimpinan KPK secara tetap oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bila menjadi terdakwa.

Kuasa hukum pemohon Taufik Basari menyatakan, Pasal 32 ayat (1) huruf c tersebut bertentangan dengan azas praduga tidak bersalah sehingga bertentangan dengan Pasal 27 ayat (1), Pasal 28D ayat (1), dan Pasal 28J ayat (2) UUD 1945.

Pasal-pasal dalam UUD 1945 tersebut berkaitan dengan hak setiap orang atas persamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan, serta hak atas perlakuan yang sama di depan hukum dan kepastian hukum yang adil.

Sementara itu, MK dalam putusan selanya di Jakarta, Kamis (29/10), memutuskan untuk menyatakan menunda pelaksanaan berlakunya Pasal 32 ayat (1) huruf c dan Pasal 32 ayat (3) UU No 30/2002 tentang KPK, yakni pemberhentian pimpinan KPK yang menjadi terdakwa karena melakukan tindak pidana kejahatan, sampai ada putusan akhir Mahkamah terhadap pokok permohonan.

Dengan demikian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak diperkenankan mengeluarkan surat pemberhentian tetap sebelum perkara yang melibatkan baik Bibit maupun Chandra memiliki putusan hukum yang memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

Sedangkan pada Selasa (3/11), MK telah mendengarkan rekaman dugaan rekayasa kasus yang menjerat kedua pimpinan KPK nonaktif tersebut.

Rekaman berdurasi 4,5 jam itu diperdengarkan dalam ruang sidang MK terutama setelah adanya desakan dari para hakim majelis konstitusi yang menilai rekaman tersebut relevan dengan sidang uji materi UU KPK.

Dalam rekaman tersebut, terdapat suara dan nama yang diduga merupakan sejumlah petinggi penegak hukum, baik di lembaga Kejaksaan Agung maupun Kepolisian RI.
1506524489-mk-akan-perdengarkan-keterangan-ahli-uu-kpk